Saturday, April 9, 2016

Tips Penting sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan Kosong

Pernah dengar rumah dibobol maling disiang bolong ? koq bisa ya.. disiang hari ada maling leluasa bekerja tanpa diketahui orang lain.

Cerita diatas terjadi di komplex perumahan di pinggiran Jakarta. Biasanya barang barang yang hilang barang barang yang mudah dibawa dan cepat dijual seperti handphone, emas perhiasan, uang. Jarang maling siang bolong mengangkat perangkat eletrronik seperti TV misalnya.

Sumber gambar : stolen trailer Nicolas Cage 2012

Kejahatan terjadi karena ada kesempatan


Tidak saling Kenal

Kesempatan makin terbuka lebar manakala di perumahan baru yang mana warganya tidak saling mengenal satu sama lain. Hingga bila ada orang datang, dalam pikirannya mungkin saudara tuan rumah, tamu tuan rumah. Bahkan sudah melihat ada orang tak dikenal bawa keluar barang pun, kadang kita masih berpikir positif. Oooh mungkin pindah rumah, ooh mungkin kontrakan habis.

Fasilitas dan system keamanan kurang memadai

Rumah di klaster elite biasanya sudah dilengkapi peralatan keamanan berupa CCTV di pintu masuk, keamanan juga sudah memliki standard dan prosedur pencegahan yang baik dan proven, jumlah tenaga keamanan yang cukup pada setiap shift. Hanya saja untuk membangun sistem keamanan tentu saja memerlukan biaya yang harus ditanggung penghuni. 

salah satu cara mudah murah dan cepat untuk mengenali kendaraan keluar masuk komplex bisa dengan membuat stiker. Dibuat dengan jelas, ditempel pada kendaraan yang mudah terlihat akan membantu petugas keamanan meng-identifikasi lebih dini apakah tamu atau warga.
stiker tanda pengenal

Dengan sistem yang canggih, CCTV bisa dibuat dengan program tertentu yang langsung bisa mengenali setiap kendaraan warga hanya dengan sekali klik. bahkan record kapan masuk dan keluarpun bisa diketahui laporannya, kurang lebih mirip dengan sistem absensi kantor auto dengan fitur auto tag, auto detect. 

Kondisi diatas adalah singkat cerita yang bisa dibangun dengan mudah. Namun bagaiman caranya bila kita tinggal perumahan yang tidak ada fasilitas keamanan 24 jam.

Berikut ini tips singkat agar aman meninggalkan rumah

1. Bersosial

Menjalin hubungan baik dengan tetangga merupakan cara terbaik untuk saling menjaga. Bukan rahasia lagi, kadang sesama tetengga saja tida tahu nama. Mulailah keluar rumah sekarang untuk bertegur sapa.

2. Laporan ke lingkungan dan tinggalkan nomor kontak

Bila meninggalkan rumah untuk sampai melewati malam, sebaiknya titip pesan ke tetangga terdekat atau ke keamanan. Sampaikan bahwa Anda ada keperluan, dan bila ada tamu mohon bisa menghubungi nomor telepon. Siapa tahu memang ada kerabat yang hendak berkunjung tanpa pemberitahuan, jangan sampai kerabat bahkan orang tua dicurigai oleh tetangga.

3. Siapkan peralatan penunjang keamanan.

Peralatan rumah tangga penunjang kemananan mulai dari penguatan pintu dengan teralis, lampu sensor UV bagian teras yang bisa menyala dan mati otomatis, bisa juga membuat lampur dengan timer sehingga kondisi rumah kosong tidak terlalu mencolok. 

Simpanlah barang barang berharga di brankas dan pastikan dalam keadaan terkunci sempurna. Brankas untuk rumah sudah dapat dibeli dengan harga dibawah harga smartphone dengan masa pakai puluhan tahun. ini penting tapi kadang kurang diperhatikan.

4. Kondisikan utilitas dalam keadaan OFF

Pastikan kompor, kran air, televisi, peralatan AC dalam keadaan off untuk mencegah over heating dan hubungan arus pendek karena kelebihan beban.

5. Berdoa.. jelas ini paling penting : berdoa dan berserah diri setelah berusaha :)

terima kasih

0 komentar:

Post a Comment